<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>.:: Pelayanan Kasih Bhakti Mandiri ::.</title>
	<atom:link href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog</link>
	<description>My Wordpress Blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Jun 2013 04:16:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Tuhan Tolonglah aku!!</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/06/tuhan-tolonglah-aku/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/06/tuhan-tolonglah-aku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2013 04:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2398</guid>
		<description><![CDATA[Tuhan tolonglah aku!! ( Jika kita tidak dapat berdoa seperti yang kita inginkan, kita berdoa sebisa kita. Karna Tuhan lebih tahu apa yang kita maksud dan kita inginkan ) Pada suatu hari, dalam hiruk pikuknya kota, seorang bocah kira-kira berumur sepuluh tahun berdiri didepan toko sepatu tanpa alas kaki. Seorang wanita dengan mobil mewahnya yang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/Jesus-the-Master.jpg"><img class="size-medium wp-image-2397 alignleft" alt="Jesus the Master" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/Jesus-the-Master-300x224.jpg" width="300" height="224" /></a></p>
<p align="center"><b>Tuhan tolonglah aku!!<br />
</b></p>
<p>( Jika kita tidak dapat berdoa seperti yang kita inginkan, kita berdoa sebisa kita. Karna Tuhan lebih tahu apa yang kita maksud dan kita inginkan )</p>
<p>Pada suatu hari, dalam hiruk pikuknya kota, seorang bocah kira-kira berumur sepuluh tahun berdiri didepan toko sepatu tanpa alas kaki. Seorang wanita dengan mobil mewahnya yang sedang melaju membelah keramaian kota melihat bocah itu, dan segara menyuruh supirnya berhenti tepat didepan sang bocah, dalam pakaian mahalnya ia turun dari mobil menghampiri si anak, dengan suaranya yang lembut ia bertanya “ Hai sahabat kecilku, kenapa kamu melihat  ke toko itu terus menerus?? “</p>
<p>Dengan kepolosannya sang bocah menjawab “ Aku sedang meminta kepada Tuhan untuk memberiku sepasang sepatu “</p>
<p>lalu si wanita itu menggandengnya masuk ke dalam toko sepatu. Ia menemui sang pemilik toko untuk menyuruh seorang pegawai melayaninya dan meminta tiga pasang sepatu, tidak lupa ia pun meminta satu ember air dan sebuah handuk, setelah semuanya di persiapkan oleh pegawai toko,  kemudian dia membawa anak itu kebelakang, tanpa ragu ia membersihkan kaki si anak yang sangat kotor dan mengeringkannya degan handuk. Kemudian ia pun memakaikan sepatu di kaki anak itu.</p>
<p>Takala mereka berpisah wanita itu berkata “ Ku harap, sekarang kamu merasa lebih nyaman sahabat kecil ku “</p>
<p>Lalu tiba-tiba anak itu menangkap tangan wanita ini dan dengan berlinang air mata dia menjawab, “ Apakah Ibu ini istrinya Tuhan?? “</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>( Setiakah aku dengan doa-doa ku….? )</p>
<p align="center">Tuhan Memberkati Kita semua</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/06/tuhan-tolonglah-aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Haruslah Menjadi Kunci Dipagi Hari Dan Menjadi Gembok Dimalam Hari</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/05/doa-haruslah-menjadi-kunci-dipagi-hari-dan-menjadi-gembok-dimalam-hari/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/05/doa-haruslah-menjadi-kunci-dipagi-hari-dan-menjadi-gembok-dimalam-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2013 03:42:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2394</guid>
		<description><![CDATA[  ( Di pagi hari, doa adalah kunci yang membuka bagi kita, perbendaharaan kemurahan dan berkat Tuhan. Di malam hari doa adalah kunci yang membungkus kita dalam perlindungan dan penjagaan Nya. ) Sudah beberapa malam seorang gadis cilik selalu melemparkan satu sepatunya di bawah kolong tempat tidur, sebelum ia naik ke tempat tidurnya. Ketika ibunya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b><a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/100_5119.jpg"><img class="size-medium wp-image-2387 alignleft" alt="100_5119" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/100_5119-300x225.jpg" width="252" height="189" /></a>  </b><em><strong>( Di pagi hari, doa adalah kunci yang membuka bagi kita, perbendaharaan kemurahan dan berkat Tuhan. Di malam hari doa adalah kunci yang<br />
membungkus kita dalam perlindungan dan penjagaan Nya. )</strong></em></p>
<p>Sudah beberapa malam seorang gadis cilik selalu melemparkan satu sepatunya di bawah kolong tempat tidur, sebelum ia naik ke tempat tidurnya. Ketika ibunya melihat hal itu bertanyalah sang ibu kepada anak nya, “ mengapa kamu melakukan hal itu?? “Guruku berkata,” Jawab si gadis kecil sambil tersenyum manja kepada ibunya, “ bahwa kalou kita harus berlutut disamping tempat tidur kita untuk mencari sepatu kita di pagi hari, dan kita akan selalu mengingat untuk menaikan doa-doa kita di pagi hari. “</p>
<p>Suatu hari seorang pastor kedatangan seorang anak muda Kristen dan dia bertanya kepada pastor</p>
<p>“ Pastor, kenapa sekarang ini saya susah sekali untuk berdoa padahal dulu waktu kecil saya paling suka untuk berdoa??.  Lalu dengan kelembutan dan senyum hangat nya sang pastor berkata; “ anak muda ada tiga aturan sederhana yang bisa kuberikan kepada mu, dan kalou kamu mau mengikutinya kamu tidak akan pernah menulis orang yang undur dari Tuhan setelah nama kamu.</p>
<p>“ Ambillah lima belas menit setiap hari untuk mendengarkan Tuhan berbicara.</p>
<p>“ Ambillah lima belas menit setiap hari untuk berbicara dengan Tuhan.</p>
<p>“ Ambillah lima belas menit setiap hari untuk berbicara kepada orang lain tentang Tuhan.</p>
<p>Setelah berbicara sang pastor meninggalkan pemuda itu sendirian. Sang pemuda masih terduduk diam merenungkan ucapan sang pastor tadi, dan dia bertekad dalam hati akan membuat ke tigal hal itu menjadi kedisiplinan-kedisiplinan utama dalam hidup Kristennya.</p>
<p>Sejak hari itu, sepanjang hidupnya ia menghabiskan menit-menit pertama setiap hari bersendiri dengan Tuhan dan Firmannya. Dan sebelum melakukan segala hal, dia selalu berdoa, agar apa yang dia dapat pada hari ini berasal dari Tuhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>( Sudahkah aku dalam melakukan segala hal aku berdoa terlebih dahulu??? )</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/05/doa-haruslah-menjadi-kunci-dipagi-hari-dan-menjadi-gembok-dimalam-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuan Pertama Kita Berdoa</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/03/tujuan-pertama-kita-berdoa/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/03/tujuan-pertama-kita-berdoa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2013 13:36:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2386</guid>
		<description><![CDATA[Tujuan pertama doa adalah untuk mengenal Tuhan               Suatu hari di langsungkannya sebuah pesta yang sangat luar biasa meriahnya di rumah seorang Miliader. Sesuai kebiasaan, hiburan setelah makan malam di isi dengan berbagai hiburan salah satuanya ber puisi. Tampak seorang aktor yang sangat terkenal hadir disitu. Maka oleh para tamu undangan lain nya ia [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/100_5134.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-2388" alt="100_5134" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/100_5134-300x225.jpg" width="561" height="351" /></a></p>
<p align="center"><b>Tujuan pertama doa adalah untuk mengenal Tuhan</b></p>
<p><b> </b></p>
<p><b>            </b>Suatu hari di langsungkannya sebuah pesta yang sangat luar biasa meriahnya di rumah seorang Miliader. Sesuai kebiasaan, hiburan setelah makan malam di isi dengan berbagai hiburan salah satuanya ber puisi. Tampak seorang aktor yang sangat terkenal hadir disitu. Maka oleh para tamu undangan lain nya ia di minta untuk membacakan sebuah puisi, tetapi saat itu iya tidak membawakan puisi melainkan dia membawakan Mazmur dua puluh tiga, dia membawakan nya dengan sangat luar biasa dan menerima banyak aplaus.</p>
<p>Belakangan malam itu, nyonya rumah melihat ibunya yang sudah tua, bertubuh mungil tertidur di sudut ruangan. Dia hampir tuli sama sekali dan tidak mengikuti sebagian besar dari hiburan malam itu. Tetapi tetap saja para tamu mendesak dia untuk meberikan suatu hiburan, karena kebanyakan orang pada era itu banyak menghapal puisi, si nyonya rumah yakin bahwa ibu nya akan membawakan sebuah puisi. Betapa terkejutnya semua orang, ia berdiri, suaranya bergetar, dan ia membawakan Mazmur dua puluh tiga!! Takala selesai hampir semua orang menitikan air mata, termasuk si Aktor terkenal itu. Salah seorang tamu mendekati si aktor dan berkata, “ Anda membawakan Mazmur itu dengan sangat luar bisa, tiada duanya. Jadi mengapa kita  tadi begitu terharu oleh wanita tua kecil itu?? “</p>
<p>Si aktor menjawab, “ Aku mengenal Mazmur itu. Tapi dia mengenal sang Gembala. “</p>
<p style="text-align: left;">Doa merupakan cara utama kita untuk semakin mengenal</p>
<p style="text-align: center;"><b><i>  ( Sudahkah di hari ini aku  berdoa??? )</i></b></p>
<p><b><i> </i></b></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Tuhan memberkati kita</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/06/03/tujuan-pertama-kita-berdoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berani Memikul Salib</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/13/berani-memikul-salib/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/13/berani-memikul-salib/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 04:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2348</guid>
		<description><![CDATA[Seorang supir truk melihat seoarang petani yang sedang berjalan kaki memikul beban berat. Petani ini sedang menuju kota hendak menjual hasil buminya, pak sopir yang baik hati itu berhenti dan menawarkan tumpangannya. Tak lupa, sopir menyakinkan bahwa ia tak akan memungut bayaran sedikitpun. Dengan sedikit keraguan, petani yang lugu itu menerima tawaran itu dan naik [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Seor<a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/masyarakat-dieng-petani-kentang-bakul.jpg"><img class="size-medium wp-image-2349 alignleft" alt="SONY DSC" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/masyarakat-dieng-petani-kentang-bakul-300x200.jpg" width="152" height="101" /></a>ang supir truk melihat seoarang petani yang sedang berjalan kaki memikul beban berat.<br />
Petani ini sedang menuju kota hendak menjual hasil buminya, pak sopir yang baik hati itu berhenti dan menawarkan tumpangannya.<br />
Tak lupa, sopir menyakinkan bahwa ia tak akan memungut bayaran sedikitpun.<br />
Dengan sedikit keraguan, petani yang lugu itu menerima tawaran itu dan naik keatas truk.<br />
Dari kaca spion, sopir melihat bahwa petani tersebut berdiri di bak truknya sambil tetap memikul barang bawaannya, sopir itu kemudian berhenti dan turun mendekati petani dan berkata</p>
<p>&#8221; Saya lihat sepanjang jalan bapak tetap memikul bawaan di pundak bapak..?? Petani itupun menjawab dengan sungguh2 &#8221; Saya ingin meringankan beban bapak, jadi saya tetap pikul sendiri beban saya. &#8221;</p>
<h3><em><strong>Sebagai murid Kristus, kita harus berani memikul salib kita, beban hidup kita setiap hari, Namun tidak jarang kita memikul beban hidup yang tidak perlu&#8230;. !</strong></em></h3>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/13/berani-memikul-salib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Praktekin Langsung Thoo&#8230;.</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/11/praktekin-langsung-thoo/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/11/praktekin-langsung-thoo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 May 2013 02:08:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2343</guid>
		<description><![CDATA[“ kenapa hanya di polybag, sekarang praktekan saja di tanah langsung…” begitu uangkapan yang saya dengar saat berbincang dengan bapak Sudibyo, salah seorang yang diperkenalkan oleh romo Frans Doy, di Paroki St. Gabriel – Pulo Gebang Permai Jakarta Timur.  Sekilas, ungkapan “Praktekan dong secara langsung..” terdengar hanya sekedar  kalimat perintah biasa. Bahkan kalimat itu bisa [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/Cabe__Siap_Panen.jpg"><img class="size-medium wp-image-2344 alignleft" alt="Cabe__Siap_Panen" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/Cabe__Siap_Panen-300x178.jpg" width="300" height="178" /></a>“ kenapa hanya di polybag, sekarang praktekan saja di tanah langsung…” begitu uangkapan yang saya dengar saat berbincang dengan bapak Sudibyo, salah seorang yang diperkenalkan oleh romo Frans Doy, di Paroki St. Gabriel – Pulo Gebang Permai Jakarta Timur.  Sekilas, ungkapan “Praktekan dong secara langsung..” terdengar hanya sekedar  kalimat perintah biasa. Bahkan kalimat itu bisa menjadi satu kata sidiran  karena lawan bicaranya hanya sekedar omong doang. Bisa jadi, kalimat itu juga menjadi kalimat tantangan, sebab ingin melihat langsung bukti dari kesungguhan yang diajak bicara.</p>
<p>Hmm….anda yang membaca ini, tentu bingung ya..dengan barisan yang tertulis di paragraf di atas. Jadi begini, diantara romo Frans Doy dan bapak Sudibyo, kami ada berenam yang berkumpul untuk membicarakan sebuah kerja sama dalam hal bercocok tanam. Kami dari (fr. Ari, Dian dan Paul Pri Handono – dari Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bhakti Mandiri) bertemu dengan tim dari Romo Frans Doy – Bapak Sudibyo, bapak Budi dan Fr). Setelah sekian lama fr. Ari berbicara mengenai rencana-rencana untuk bercocok tanam dan bersiap untuk melakukan tanaman percontohan di polybag, namun, akirnya bapak sudibyo yang sedari td menyimak mulai mencetuskan kalimat ..”yo..langsung dipraktekan saja ..tanah ada dan luas kok..” Akhirnya, pembicaraan seputar rencana kerja sama daam bidang pertanian menjadi jauh lebih bersemangat.</p>
<p>Lalu apa yang membuat bersemangat?? Ya itu tadi, ungkapan “dipraktekan saja to..” Mendengar kalimat itu secara berulang-ulang, tentu menjadi sebuah hal yang pasti ada makna dibalik kalimat itu. Saya, langsung teringat akan sebuah kutipan <a href="http://www.jesoes.com/alkitab/luk/11/28#28">Lukas 11:28</a> &#8221; Berbahagialah mereka yang <b>mendengarkan</b> firman Allah dan yang memeliharanya.&#8221; Apakah kami berbahagia saat mendengar ucapan bapak sudibyo?? “Tentu kami berbahagia, sebab impian untuk mengembangkan karya Allah sudah di depan mata. Bahagia karena karena mendengarkan apa yang sudah lama kami nantikan. bahagia karena kalimat perintah ‘ya dipraktekan dan mendengarkan’ menjadi satu kesatuan yang manumbuhkan sebuah pengharapan baik dalam benak kami. Bahagia sebab keinginan kami untuk mempraktekan secuil ilmu pertanian sudah siap dilaksankan.” setidaknya itu yang terucap dari ungkapan hati fr. Ari scc.</p>
<p>Lalu apa ungkapan syukur pada Allah yang biSA terucap dan bermakna dalam hidupku? Jika Rasul Paulus mengungkapkan perasaan hatinya kepada jemaat dikorintus (1korintus 13:13) beberapa ribu tahun silam dengan kalimat <b>iman</b>, peng<b>harapan</b> dan <b>kasih</b>, dan yang paling besar di antaranya ialah <b>kasih</b>. Maka ketika mendengar ungkapan bapak Sudibyo, Romo Frans Doy dan Fr. Ari scc. Bagiku yang diantara ketiganya (harapan, iman dan kasih) sesuatu yang lebih besar saat ini adalah “Harapan”. harapan akan masa depan, harapan akan sebuah karya Allah yang jauh lebih besar dan tentunya secuil harapan agar kami mampu melakukan dan mempraktekan serta membuktikan segala apa yang sudah kami bicarakan itu.</p>
<p>SEMOGA!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/11/praktekin-langsung-thoo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keheningan Jiwa</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/09/keheningan-jiwa/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/09/keheningan-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 May 2013 17:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2341</guid>
		<description><![CDATA[Hening berarti kosong, Kosong berati penuh makna, Kita merangkai jeruji dan menyebutnya roda, tetapi maknanya ditentukan di ruang kosong, tempat dia bergerak. Kita membentuk tanah liat menjadi periuk dan gelas, akan tetapi maknanya ditemukan dalam kekosongan ruang yang tercipta. Kita melubang tembok dan menyebutnya pintu atau jendela. Dan dilubang itulah maknanya ditemukan. Jiwa menjadi hening [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/SON_8423.jpg"><img class="size-medium wp-image-2340 alignleft" alt="SON_8423" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/SON_8423-233x300.jpg" width="124" height="161" /></a>Hening berarti kosong,<br />
Kosong berati penuh makna,<br />
Kita merangkai jeruji dan menyebutnya roda,<br />
tetapi maknanya ditentukan di ruang kosong, tempat dia bergerak.</p>
<p>Kita membentuk tanah liat menjadi periuk dan gelas,<br />
akan tetapi maknanya ditemukan dalam kekosongan ruang yang tercipta.<br />
Kita melubang tembok dan menyebutnya pintu atau jendela.<br />
Dan dilubang itulah maknanya ditemukan.<br />
Jiwa menjadi hening ketika melepaskan egonya dan membiarkan hidupnya diarahkan oleh makna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/09/keheningan-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hiduplah Dalam KASIH</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/05/hiduplah-dalam-kasih/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/05/hiduplah-dalam-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 May 2013 16:26:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2335</guid>
		<description><![CDATA[Sering kali kita mendengar kata KASIH, baik dirumah, di Gereja ataupun saat kita sedang berada di Jalan.Tetapi sudahkah kita hari ini kita melakukan KASIH tersebut? Baik terhadap kerabat, teman, sahabat atau terhadap orang yang membenci kita sekalipun. KASIH merupakan sebuah pilihan dalan hidup kita, kapan kita bisa berbuat kasih dan di berikan kepada siapa kasih [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kali kita mendengar kata KASIH, baik dirumah, di Gereja ataupun saat kita sedang berada di Jalan.Tetapi sudahkah kita hari ini kita melakukan KASIH tersebut? Baik terhadap kerabat, teman, sahabat atau terhadap orang yang membenci kita sekalipun.<br />
KASIH merupakan sebuah pilihan dalan hidup kita, kapan kita bisa berbuat kasih dan di berikan kepada siapa kasih itu.</p>
<p>Nyatakalah Kasih kita buakan hanya dengan kata2 Indah, tetapi Nyatakanlah Kasih dengan perbuatan nyata kepada orang lain.<br />
Kasih Yang baik baik bukan hanya terjadi pada hari2 tertentu saja, Kasih itu berputar, saat ini kita berbuat kasih kepada orang lain suatu saat Kasih itu akan datang kepada kita.</p>
<p>Saat kita sedang berbuat Kasih kepada yang lain sebenarnya kita sedang menanam bibit yang baik dalam kehidupan kita, yang suatu saat kita pasti akan menikmati hasilnya,<br />
dan mungkin juga bukan kita yang menikmati hasil panenannya, tetapi anak2 kita dan keluarga kita sendiri.</p>
<h2 style="text-align: center;"><em>Hiduplah di dalam kasih,<br />
sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya<br />
untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.</em></h2>
<h3 style="text-align: center;">Efesus 5: 2</h3>
<table width="22" border="0" cellspacing="1" cellpadding="3">
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="100%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td align="right"></td>
<td width="100%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/05/05/hiduplah-dalam-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saling Mengasihi, Saling Memberi &amp; Saling Menghormati</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/21/saling-mengasihi-saling-memberi-saling-menghormati/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/21/saling-mengasihi-saling-memberi-saling-menghormati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2013 18:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2288</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kita orang Kristen, hidup mengasihi adalah sebuah keharusan / sebuah perintah yang mau tidak mau harus kita lakukan. Tidak perduli karakter kita pendiam, periang, tegas, bahkan keras sekalipun, tetap kita  harus punya kasih. Bila dalam hidup kita orang Kristen, sama sekali tidak ada kasih, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita bukan orang Kristen, sekalipun [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi kita <a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/027.jpg"><img class="size-medium wp-image-2289 alignleft" alt="02" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/027.jpg" width="463" height="264" /></a>orang Kristen, hidup mengasihi adalah sebuah keharusan / sebuah perintah yang mau tidak mau harus kita lakukan. Tidak perduli karakter kita pendiam, periang, tegas, bahkan keras sekalipun, tetap kita  harus punya kasih. Bila dalam hidup kita orang Kristen, sama sekali tidak ada kasih, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita bukan orang Kristen, sekalipun KTPnya Kristen, identitasnya Kristen. ( (Yohanes 13:34-35; I Korintus 13:4-7) &#8211; “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yohanes 13:34)<br />
Di dalam Yohanes 13:35 Tuhan Yesus berkata : “ Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.&#8221; Dengan kata lain, ayat ini berkata: kalau kamu tidak mengasihi, kamu bukan murid-Ku.</p>
<p><b>Apa itu kasih &amp; bagaimana seseorang dikatakan sudah hidup di dalam kasih ? </b></p>
<p><b>1.    Kasih itu sabar. </b><br />
Sikap sabar adalah sikap yang sangat efektif dalam penyelesaian berbagai persoalan. Sikap sabar bukanlah sikap lambat, tetapi sikap yang bijak, tahu kapan waktu yang tepat untuk berbicara, untuk menegur. Orang yang sabar tidak mudah terpicu oleh emosi. Mereka condong berpikiran jernih dalam penyelesaian setiap masalah. Orang yang sabar sesungguhnya adalah orang dapat mengasihi sesamanya, sekalipun sesamanya itu pernah mengecewakan dirinya.</p>
<p><b>2.    Kasih itu tidak mementingkan diri sendiri. </b><br />
Bila kita memperhatikan urutan prioritas dari ajaran kasih Tuhan Yesus, maka Tuhan Yesus ajarkan urutan demikian : Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Dari  ajaran Tuhan ini kita melihat, urutan pertama yang harus kita kasihi adalah Tuhan, urutan kedua adalah sesama kita. Baru ketiga adalah diri kita. Jadi di dalam kasih, orang lain harus kita prioritaskan, baru diri kita.</p>
<p><b>3.    Kasih itu tidak menyimpan kesalahan orang lain. </b><br />
Fakta menunjukkan bahwa otak kita memang lebih mudah merekam hal-hal yang bersifat negatif dari pada hal-hal yang bersifat positif. Hal positif yang dilakukan orang lain kepada kita seringkali kita lupakan tetapi sebaliknya hal-hal negatif sulit kita lupakan. Sedangkan Tuhan kita yang mahatahu semua kesalahan kita, di dalam kasihNya, Tuhan sengaja melupakan semua kesalahan kita. Maukah kita membuang semua kepahitan di hati kita ?</p>
<p><b>4.    Kasih itu menutupi segala sesuatu.</b><br />
Ketika ada orang yang bersalah, maka kasih berusaha untuk menjaga nama baik orang yang bersalah itu. Kasih tidak mau mencemarkan nama baik orang lain, kasih tidak mau mempermalukan orang. Di dalam kasih ada teguran yang bersifat pribadi, teguran di bawah 4 mata. Orang yang bersalah, dirangkul kembali, diterima apa adanya dan dituntun dalam jalan yang benar. Itulah kasih sejati.</p>
<p>Permenungan:</p>
<p>A. Sudahkah hari ini aku mengasihi, menghormati dan memberi kepada sesamaku?<br />
B. Sudahkah hari ini aku mengampuni yang bersalah kepadaku?? Seperti Bapa yang mengampuni kesalahanku pada hari ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/21/saling-mengasihi-saling-memberi-saling-menghormati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Lelah Namun Aku Tidak Akan Menyerah</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/10/aku-lelah-namun-aku-tidak-akan-menyerah/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/10/aku-lelah-namun-aku-tidak-akan-menyerah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2013 17:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2170</guid>
		<description><![CDATA[Situasinya demikian berat hampir tiap hari kudapati diriku direndahkan orang -orang disekelilingku, hampir tiada henti. Kusempat berkeinginan untuk meninggalkan semua ini, meninggalkan orang-orang yang kusayangi. Oh Tuhan aku sudah lelah menghadapi semua ini. &#8221; Seringkali ungkapan diatas sering kita ucapakan dalam hidup ini  pada saat kita menghadapi masalah-masalah berat dalam hidup kita. Pergulatan masalah itu [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Situasinya demikian berat hampir tiap hari kudapati diriku direndahkan orang -orang disekelilingku, hampir tiada henti.<br />
Kusempat berkeinginan untuk meninggalkan semua ini, meninggalkan orang-orang yang kusayangi.<br />
Oh Tuhan aku sudah lelah menghadapi semua ini.</p>
<p>&#8221; Seringkali ungkapan diatas sering kita ucapakan dalam hidup ini  pada saat kita menghadapi masalah-masalah berat dalam hidup kita.<br />
Pergulatan masalah itu memang berat, namun cobalah kita mengamati sebuah pohon.<br />
Daunnya hijau, dan segar, daun-daun itu bertumbuh : makin lebar, makin panjang, makin tua.<br />
Ada yang mengilap, ada yang berlubang, tetapi masih terus bertumbuh.<br />
Pengamatan ini akan sangat berguna dalam permenungan kita ditengah pergulatan menyelesaikan masalah kita.</p>
<p>Pasrahkan diri kita sepenuhnya kepadaNYA, Percaya kepada pemeliharaanNYA<br />
Niscaya semua persoalan hidup kita akan diselesaikan olehNYA tepat dan indah pada waktuya.</p>
<p><a href="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/images1.jpg"><img class="size-full wp-image-2172 aligncenter" alt="images" src="http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/wp-content/uploads/images1.jpg" width="194" height="259" /></a></p>
<p><em><strong>Permenungan</strong></em></p>
<div><em>” Bukankah hidup iman kita mirip daun-daun itu ?</em></div>
<div><em>Selama kita melekat kepada Dia, kita bagai daun yang bertumbuh dan mendapat makanan dari pohonnya. </em><br />
<em>Namun, apabila kita menjauh dari-Nya, maka kita bagai daun yang dipetik lepas dari pohon. </em><br />
<em>Mungkin masih terlihat hijau, tetapi sudah tak ada pertumbuhan,</em><br />
<em> dan tak lama lagi akan mati. “</em></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/10/aku-lelah-namun-aku-tidak-akan-menyerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TOBAT VERSI AKU</title>
		<link>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/10/tobat-versi-aku/</link>
		<comments>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/10/tobat-versi-aku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2013 05:16:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/?p=2159</guid>
		<description><![CDATA[Aku bertobat dari keinginan untuk melanjutkan dosa. Aku berhenti putus asa meskipun semua tampak sia sia. Aku mau menambahkan harapan dalam setiap perjuangan. Aku memberi waktu lebih untuk Tuhan bekerja dalam hidupku. Berhenti berpikir itu susah bukan main, Tetapi berhenti berharap akan mematikanku. Melihat kesalahanmu adalah kesenanganku, Tetapi dengan begitu aku lupa memperbaiki diri. Tuhan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Aku bertobat dari keinginan untuk melanjutkan dosa.</p>
<p>Aku berhenti putus asa meskipun semua tampak sia sia.</p>
<p>Aku mau menambahkan harapan dalam setiap perjuangan.</p>
<p>Aku memberi waktu lebih untuk Tuhan bekerja dalam hidupku.</p>
<p>Berhenti berpikir itu susah bukan main,</p>
<p>Tetapi berhenti berharap akan mematikanku.</p>
<p>Melihat kesalahanmu adalah kesenanganku,</p>
<p>Tetapi dengan begitu aku lupa memperbaiki diri.</p>
<p>Tuhan aku mau bertobat, untuk pikiran, rasa, dan tindakanku,</p>
<p>Biarkanlah Engkau membentukku lagi seperti mau-Mu.</p>
<p>Hentikanlah keinginanku mengatur diri sendiri tanpa arah</p>
<p>Supaya akhirnya Engkau menjelma dalam kemanusiaanku</p>
<p>Yang selalu sedang belajar menjadi anak-Mu..</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelayanankasihbhaktimandiri.com/blog/2013/04/10/tobat-versi-aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
